Bully Aja, I Don’t Care

Judul: Bully Aja, I Don’t Care

Penulis: Dwi Sutarjantono

ISBN: 978-602-06-2385-6

Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama

Tahun terbit: 2019

Tebal: 110  hal

Peresensi: faridahanim.com

 

Perundungan atau kita lebih mengenalnya dengan istilah _bullying_ merupakan tantangan tersendiri yang mau tidak mau atau siap tidak siap bisa dialami oleh semua orang dengan berbagai tingkat usia. Buku yang saya ulas berjudul Bully Aja, I Don’t Care ini mengambil fokus pada perundungan yang kerap dialami anak usia remaja (peralihan dari anak ke dewasa).

 

Perundungan yang dialami oleh remaja tentunya berkaitan dengan berbagai macam faktor yang menjadi penentunya; baik itu dari pelaku maupun dari korban. Pada buku ini diulas faktor penyebab seorang remaja mengalami perundungan dari sudut pandang korban.

 

Brandon Tanu dan James Gwee, dua nama tokoh yang diangkat dalam tulisan setebal 110 halaman ini. Bahasa sederhana dan apa adanya memuluskan alur berpikir para pembaca yang memang seolah digiring untuk memahami kondisi yang terjadi pada anak di usia belasan tahun. Brandon adalah sosok remaja yang pernah menjadi korban perundungan, dan James Gwee adalah konselor yang mendampingi Brandon.

 

Banyak nasehat dan pemikiran matang diungkap dalam buku ini; bagaimana seorang remaja mampu menjadi dirinya sendiri, keberanian mengungkapkan pendapat, berani untuk beda, tak mengapa menjadi sama, bagaimana sikap dalam berkomunitas sampai peran orang tua dalam perkembangan psikologis anak/remaja. Semuanya dikemas dengan bahasa yang renyah dan santai.

 

Jika di jaman saya sekolah ada buku melegenda yang berlabel _chicken soup_, maka buku Bully Aja, I Don’t Care menurut saya adalah _chicken soup_ versi lokal. Segera lahap sup ayam anda hangat-hangat dan jangan tunggu dingin nanti hambar rasanya!

Click to rate this post!
[Total: 0 Average: 0]

Leave a Reply

Your email address will not be published.