Sihir & Guna-guna

Bismillah,
Buku kedua yang saya pilih dalam review on site kali ini adalah sebuah buku terjemahan karya Syaikh Wahid bin ‘Abdissalam Bali (nama akhir Bali bukan berarti beliau ini orang dari Pulau Bali lho ya hehe). Buku ini memiliki ketebalan 236 halaman, soft cover dengan tampilan sampul berwarna hitam yang nyambung sekali dengan judul buku itu sendiri, Sihir & Guna-guna, Cara Mengobatinya menurut Al Qur’an dan As Sunnah.
Di antara sekian banyak koleksi buku saya tentang ruqyah syariyyah, buku inilah yang mengawali, hingga membuat saya seringkali melirik judul buku lain dengan tema sejenis. Buku ini pula yang dalam hitungan hari, mengubah sudut pandang saya bahwa ternyata ruqyah syariyyah itu aplikatif dalam kehidupan sehari-hari.

Judul Asli: Ash Sharimul Battar fit Tashaddi Lis Saharatil Asyrar
Penulis: Wahid bin ‘Abdissalam Bali
Penerjemah: M. Abdul Ghofar E.M.
Penerbit: Pustaka Imam Asy Syafi’i
ISBN: 978-979-3536-35-7
Harga: Rp 40,000 bisa dibeli di toko buku online Surabaya

Buku ini terbagi menjadi delapan bab. Pada bab I – V dijelaskan tentang apa itu sihir dalam pandangan Al Qur’an dan Sunnah secara detail dan runut. Saya sebagai seorang pembaca yang sebelumnya sama sekali tidak mengetahui tentang sihir menjadi paham apa itu sihir, bagaimana cara kerjanya dan apa yang bisa kita usahakan supaya tidak terkena sihir [sebelum membaca buku ini, saya beranggapan, di jaman modern seperti ini mana ada sihir sih, dan ternyata mau primitif, mau modern, sihir itu ada dan betul-betul terjadi- astaghfirullah].

Beberapa langkah yang bisa dilakukan sebagai upaya pencegahan terhadap sihir di anataranya adalah; (1) Selalu memelihara shalat berjamaah di masjid untuk laki-laki, (2) Tidak mendengarkan lagu dan musik, (3) Wudhu sebelum tidur dan membaca ayat kursi, (4) Membaca basmallah setiap akan memulai sesuatu, (5) Bersahabat dengan orang-orang shalih, (6) Memelihara bacaan dzikir pagi & sore, dll.

Pada bab VI – VIII buku ini mengupas tentang bagaimana cara menangkal dan mengobati sihir. Yang menarik adalah, di buku ini dijelaskan bagaimana ciri-ciri seseorang yang terkena gangguan sihir, sehingga kita sebagai pembaca otomatis langsung men-screening diri sendiri. Seperti misalnya; suka menyendiri, menutup diri, berdiam diri, pusing terus menerus, sering bermimpi buruk atau jatuh dari tempat ketinggian, dll tergantung jenis sihir yang dialami. Ada banyak sekali jenis gangguan sihir, dan setiap jenisnya memiliki ciri-ciri yang berbeda.

Saya sangat menikmati setiap bahasan di dalam buku ini, salah satunya karena gaya bertutur yang dipilih oleh penulis sangat ringan dan mengalir, sehingga membuat buku dengan tema berat ini terasa seperti membaca sebuah buku harian; menarik dan membuat penasaran sampai lembar terakhir. Cara penulis bertutur dengan berbagi pengalamannya sebagai seorang peruqyah, betul-betul berhasil menjauhkan penulis dari kesan menggurui pembacanya.

Saya pernah mengunjungi beberapa orang kerabat saya, lalu mereka menceritakan kepada saya bahwa ada seorang anak di tengah-tengah mereka yang menolak disusui oleh ibunya sendiri sejak beberapa hari, setelah sebelumnya biasa menyusu secara alami. Kemudian saya katakan kepada mereka; “Bawa anak itu kesini.” Maka, mereka pun menghadirkan anak tersebut, lalu aku bacakan ruqyah dengan beberapa Mu’awwidzat dan doa-doa yang mudah. Selanjutnya saya katakan kepada mereka, “Bawa anak ini kepada ibunya.” Setelah itu mereka kembali dengan membawa berita bahwa anak itu sudah mau menyusu kepada ibunya.

Oya, terakhir, namun ini adalah bagian terpenting pada buku ini, yakni tata cara pengobatan terhadap gangguan sihir. Penulis memberikan langkah-langkah pengobatan secara terperinci dan runut sehingga kita bisa mempraktekkannya dengan mudah dan mandiri. Doa-doa yang diambil semuanya merujuk pada Al Qur’an dan Sunnah. Dan pada setiap ayat maupun doa, di bawah tulisan ayat/doanya ┬áselalu dituliskan arti/terjemah dan sumber atau dalil pencantuman ayat tersebut. Ini yang terpenting serta membawa ketenangan untuk semua pembacanya, bahwa apa yang ditulis dan dibagikan adalah sesuai dengan Al Quran dan Sunnah.

Review buku ini saya sertakan dalam Islamic Translated Book Challenge 2016.


Leave a Reply