Metode Menghafal Al Quran Anak-Anak di Rumah

Bismillah…
Mau share sedikit tentang metode bina baca tulis Al Quran anak-anak di rumah.
Ya, siapa tau ada yang sedang mencari-cari metode apa yang cocok untuk halaqah quran anandanya di rumahĀ 
.
Mulai pekan kemarin, saya mengubah metode tahfidz dirumah yang semula dari metode fardi (individu) menjadi metode (jama’i) berjamaah. Lho kok berjamaah? iya anak saya ada 4, jadi bisa diterapkan metode ini, alhamdulillah.
.
Ternyata banyak kelebihan yang bisa saya dapatkan melalui metode jama’i. Diantaranya, saya bisa mengetahui fasohah tiap anak dan respon kemampuan hafalannya sampai sejauh apa.
.
Saya memanfaatkan waktu libur hari Sabtu dan Ahad sebagai hari Halaqah Quran anak-anak di rumah. Dalam satu hari, saya membagi halaqah menjadi beberapa sesi. Tujuannya, biar anak-anak tidak lelah, tidak merasa terbebani dan bosan, serta saya juga bisa melaksanakan kewajiban saya yang lainnya di rumah.
.
Saya mulai aktivitas halaqah selepas sholat shubuh, diawali dengan membaca dzikir pagi bersama-sama (sebagai pembelajaran dan pembiasaan ke anak-anak, harapannya selanjutnya mereka bisa sadar baca sendiri di atas sajadahnya yang masih terbentang). Setelah itu, saya lanjutkan dengan menambah hafalan baru. Saya memanfaatkan waktu shubuh saat pikiran/otak anak-anak dalam kondisi sangat fresh setelah beristirahat semalam. Saya buat target, max. 30 menit bisa hafal 7 ayat untuk anak pertama, dan 5 ayat untuk adik-adiknya.
.
Saya mulai dengan membacakan 7 ayat seluruhnya terlebih dahulu, sembari memberikan contoh fasohahnya pada anak-anak. Kemudian, saya ulangi tiap satu ayat (kadangkala saya penggal menjadi setengah ayat apabila dirasa satu ayat itu terlalu panjang).
.
Saya baca satu ayat, kemudian anak-anak menirukan satu ayat tersebut bersama-sama. Begitu seterusnya sampai habis 7 ayat. Setelah itu, saya berikan giliran tiap anak untuk membacakan 7 ayat utuh dengan tartil. Giliran pertama saya berikan ke anak yang terlihat kuat hafalannya. Ini berfungsi sebagai penguat hafalan untuk anak yang agak lemah dalam menghafal. Pada sesi ini, wajib diperhatikan betul-betul pelafalan tiap makhroj dan tajwidnya, supaya anak menjadi terbiasa benar. Namun, di saya, cukup saya betulkan untuk lahn jaliy (kesalahan nyata yang bisa merubah arti) saja. Untuk lahn khafi (kesalahan samar yang tidak mengubah arti), saya benarkan maksimal 3x. Apabila setelah 3x, ananda masih melakukan kesalahan, saya biarkan dulu. Hal ini saya lakukan supaya tidak mengurangi semangat ananda dalam menghafal.
.
Tak lupa, berikan apresiasi pada anak setelah mereka mampu menyelesaikan target yang diberikan. Saya biasanya dengan mengucapkan, “masyaAllah good job” atau “very good masyaAllah” sambil mengacungkan dua jempol.
.
Setelah tiap anak berhasil mencapai targetnya, lanjutkan dengan membaca terjemah ayat yang dihafalkan tadi. Bisa juga dengan menambahkan cerita asbabun nuzulnya.
.
Apabila sudah selesai, closing halaqah dengan memberikan jadwal halaqah selanjutnya dan rencana kegiatan di halaqah kedua nanti (di saya, halaqah kedua saya mulai lagi waktu dhuha, sekitar pukul 8 pagi)
.
.
Cerita halaqah selanjutnya insyaAllah besok saya tulis diblog saya yah diĀ http://faridahanim.com
.
.
Yang di foto ini, sebagian peralatan wajib yang kami pakai saat Halaqah. Juz Amma yang besar itu (sobek-sobek) usianya sudah 8th, bundelnya rusak karena juz amma habis nyebur di kolam ikan depan terasĀ Ā gpp yang penting isinya masih bagus, ngga rusak, kapan-kapan dijilidkan lagi di fotokopianĀ 
.
Alhamdulillah ya, dulu sempat beli beginian, padahal dulu belum terpikir mau bikin halaqah anak di rumahĀ Ā buat yang masih ada lebihan budget, bisa tuh direncanakan beli buku-buku bergizi dan bernutrisi seperti ini, untung dunia akhirat, insyaAllah.
.
Selamat beristirahat, selamat merencanakan Halaqah AL Quran bersama keluargaĀ 


Leave a Reply