Jadilah Wanita yang Paling Berbahagia

Judul buku: Jadilah Wanita yang Paling Bahagia

Penulis: DR. Aidh bin Abdullah Al Qarni

Penerbit: IBS Irsyad Baitus Salam

Penerjemah: Bahrun Abubakar Ihsan Zubaidi, Lc.

Cetakan: pertama, Januari 2005

Tebal: 320 hal

Resensator: faridahanim.com

 

Mengambil salah satu koleksi buku lama dari rak sekedar ingin bernostalgia dengan masa lalu, berharap menambah asupan semangat sambil membayangkan masa muda yang penuh dengan kesibukan menjelajah dari satu tempat ke tempat yang lain.

Secara acak, buku bersampul warna ungu putih ini pun terambil. Meski awalnya saya sedikit ragu karena seringkali buku terjemahan terkadang masih saja ada terlihat bahasanya yang sedikit kaku. Tapi, esensi dari membaca buku untuk saya adalah mengambil ilmu dan hikmah, bukan untuk melihat kekurangan dari sebuah buku.

Alhamdulillah, memang semua yang terjadi di muka bumi ini tidak ada yang kebetulan, pun dengan memilih buku ini sebagai bacaan saya kali ini. Booster semangat yang tepat, saat agak malas membaca buku, bertemu dengan buku yang menyajikan kalimat-kalimat ringkas, ringan dan bermakna.

Buku ini cocok dibaca oleh muslimah segala usia, terutama yang sedang dirundung kesusahan dan kesedihan, atau sedang tidak bersemangat seperti saya (eh tapi saya sudah bersemangat sekali saat menulis resensi ini, alhamdulillah, biidznillah).

Buku ini mengingatkan saya dengan buku-buku chicken soup yang berjaya di masanya. Bedanya adalah, untuk buku Jadilah Wanita yang Paling Bahagia ini, semua kalimat motivasinya dikembalikan lagi ke esensi atau tujuan hidup seorang muslimah, dikembalikan lagi ke maunya Allah itu apa sih? Kita harus bagaimana sih? Mudahnya, buku ini itu salah satu media untuk menemukan kunci jawaban buat muslimah yang sedang dirundung kesusahan dan kesedihan.

Jangan khawatir, seperti yang saya sampaikan sebelumnya, buku ini kalimatnya pendek-pendek dan langsung berbicara pada intinya, cocok buat yang tidak mau berpikir keras tentang arti bahasa kiasan.

Jika wanita cantik adalah bak permata, maka wanita budiman adalah bak perbendaharaan kekayaan.

Ini adalah satu contoh kutipan yang ada di dalam buku ini. Ada banyak sekali kutipan di setiap akhir pembahasan inti.

Dan pada akhirnya, untuk Anda wanita yang dirundung kesusahan dan kesedihan, berbahagialah dan bergembiralah Anda dengan datangnya kemudahan yang dekat waktunya, pemeliharaan dari Allah, pahala yang besar dan terhapusnya segala dosa. (@farida.rbm)

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *